Halaman

Tampilkan postingan dengan label Fotosintesis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fotosintesis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Oktober 2014

ASAM LEMAK &ASAM AMINO

ASAM LEMAK

Peranan fisiologi asam lemak
          pembentuk fosfolipid dan glikolipid
          sumber pembentuk energi

Tahap Sintesis Asam Lemak
1.      Produksi asetil KoA dan NADPH
2.      Pembentukan Malonil KoA dari asetil KoA
3.      Pembentukan kompleks sintesis protein

Pembentukan malonil KoA
Reaksi ini terjadi dalam dua tahap:

1. karboksilasi biotin yang membutuhkan ATP
2. pembentukan malonil KoA dengan pemindahan gugus karboksil ke asetil KoA.

Asam Amino
-         Unit dasar penyusun struktur protein.
-         Tersusun dari C-alfa yang mengikat –COOH ,-NH2 , -H dan –R
-         Diperoleh dari sumber-sumber protein yaitu makanan sehari-hari

Fungsi
1.      Penyusun protein, termasuk enzim
2.      Kerangka dasar sejumlah senyawa penting dalam metabolisme (terutama vitamin, hormon, dan asam nukleat)

Macam-macam asam amino
asam amino nonesensial : asam amino yang dapat disintesis sendiri oleh mahluk hidup.
asam amino esensial : asam amino yang tidak dapat disintesis sendiri dan harus diperoleh dari makanan.

Asam Amino non  Esensial :                                       
      Tirosin
      Sistein
      Serin Prolin
      Glisin
      Asam Glutamat
      Asam Aspartat
      Arginin
      Alanin
      Histidin
      Glutamin
      Aspargin

Asam Amino esensial :
      Triptofan
      Treonin
      Metionin
      Lisin
      Leusin
      Isoleusin
      Fenilalanin
      Valin









Kamis, 23 Oktober 2014

KEMOSINTESIS

KEMOSINTESIS


Pengertian

   Peristiwa asimilasi dengan zat kimia sebagai sumber energinya disebut sebagai kemosintesis,organisme pelakunya disebut sebagai organisme kemosintetik atau kemoautotrof.
Organisme kemoautotrof ini juga menggunakan CO2 sebagai sumber karbonnya, akan tetapi energy untuk melakukan proses asimilasi berasal dari energy kimia , bukan dari cahaya.
Energy diperoleh dari hasil oksidasi senyawa anorganik yang diperoleh dari lingkungannya , missal : sulfide, nitrogen , sulfur, besi, ammonia, nitrit.

           Prokariota paling awal à organisme kemoautotrof yang mendapatkan energi dari bahan kimia anorganik dan menghasilkan energinya sendiri

FeS  +  H2S  à FeS2  + H2  +  energi bebas

Protein membrane pada prokariota awal kemungkinan menggunakan sebagian energi bebas yang dihasilkan untuk memecahkan produk H2 menjadi proton dan electron serta menghasilkan suatu gradient proton sepanjang membrane plasmanya. Dalam bentuk primitive kemiosmosis, gradient tersebut kemungkinan dapat menyebabkan terjadinya sintesis ATP.

      Percobaan yang dilakukan oleh Van Niel pada tahun 1930-an untuk mengamati proses fotosintesis pada bakteri yang membuat karbohidratnya dari CO2 tetapi tidak melepaskan O2,  menyimpulkan bahwa pada bakteri tersebut CO2 tidak terurai menjadi karbon dan oksigen. Satu kelompok bakteri menggunakan hydrogen sulfide (H2S) dan bukannya air untuk fotosintesis, dan menghasilkan titik sulfur (belerang) warna kuning sebagai produk limbah dengan persamaan kimianya:

CO2 +  2H2S  à CH2O  +  H2O  +  2S

          Kemosintesis hanya dimiliki oleh beberapa jenis mikroorganisme, misalnya bakteri belerang nonfotosintetik (Thiobacillus) dan bakteri nitrogen (Nitrosomonas dan Nitrosococcus).
Untuk mikroorganisme laut dapat dibedakan menjadi 2 kategori:
1. Ditempat yang jarang tersedia molekul hidrogen, energi yang tersedia dari reaksi antara CO2 dan H2 (yang mengawali produksi metana, CH4) dapat menjadi cukup besar untuk menjalankan produksi biomassa.
2. energi untuk kemosintesis didapat dari reaksi antara O2 dan substansi seperti hidrogen sulfida atau amonia. Pada kasus kedua, mikroorganisme kemosintetik bergantung pada fotosintesis yang berlangsung di tempat lain dan memproduksi O2 yang mereka butuhkan .

FOTOSINTESIS

FOTOSINTESIS


       Pengertian :
                   Proses pembuatan energi atau zat makanan/glukosa yang berlangsung atas bantuan energi matahari dengan menggunakan zat hara/mineral, karbon dioksida dan air yang terjadi pada kloroplas tumbuhan.

       Fungsi :

              Menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di dunia baik secara langsung maupun tidak langsung.